Halo teman-teman..
Udah lihat foto diatas belum? Nah foto itu adalah performa kreativitas pribadi yang akan saya tampilkan. Kenapa lukisan? Karena menurut saya lukisan inilah 'wadah' dimana saya bisa mengungkapkan apa yang ingin saya katakan, lukisan juga dapat memberikan saya ketenangan dalam melakukan prosesnya dimana saya merasa bebas dan dapat menyelesaikan lukisan ini tanpa diburu oleh waktu dan kebetulan juga saya hobi melukis maka saya akan menampilkan ini sebagai performa kreativitas pribadi. Ayo terusin baca posting-an ini ya teman-teman :D
Ada beberapa alat yang digunakan untuk melukis, yaitu:
1. Kanvas
2. Kuas
3. Cat Minyak/Air
Saya mulai melukis sekitar 3 tahun terakhir dan saya menghasilkan 5 lukisan seperti yang telah terpampang di awal posting-an ini. Untuk lebih jelasnya saya akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai lukisan saya tersebut secara satu per satu.





Nah, selanjutnya saya akan mengaitkan performa ini dengan teori yang telah saya pelajari di kelas kreativitas, yaitu teori 4P. Berikut adalah penjabarannya..
1. Person
Berdasarkan aspek ini, kreativitas
merupakan ungkapan dari keunikan individu dalam interaksi dengan lingkungannya.
Ungkapan kreatif inilah yang mencerminkan originalitas dari masing-masing
individu. Saya akan menjelaskan hal ini dan dikaitkan dengan teori 4P, di mana
saya akan menjelaskan “apa, bagaimana, siapa, dll yang dianggap sebagai pribadi
kreatif.” Orang yang saya bicarakan pada bagian person ini adalah diri saya
sendiri. Di mana saya setuju dengan pernyataan diatas bahwa kreativitas
merupakan ungkapan diri kita yang memunculkan keunikan yang membuat kita
berbeda dengan yang lainnya, dan juga kreativitas itu dapat muncul dalam bentuk
ungkapan lain, seperti lukisan, di mana ada makna yang tersirat yang tidak bisa
dijelaskan dengan kata-kata. Hal itulah yang saya rasakan ketika saya melukis,
saya merasa bahwa saya adalah orang yang agak kesulitan untuk mengatakan hal
yang ingin saya katakana secara langsung, jadi sering kali saya
‘melampiaskan’nya dengan cara melukis. Walaupun saya tau lukisan yang saya buat
tidaklah seberapa, namun saya lebih mementingkan rasa puas dan kelegaan yang
saya rasakan ketika lukisan-lukisan itu selesai.
2. Press
Jika
dikaitkan dengan aspek ini -di mana pada aspek ini menyatakan bahwa seseorang
akan menghasilkan suatu produk kreativitas karena adanya dorongan yang berasal
dari diri (motivasi intrinsik) dan dorongan yang berasal dari luar, seperti
lingkungan, keluarga, sekolah, dll- saya merasa bahwa dorongan (press) yang lebih berpengaruh terhadap
perkembangan kreativitas adalah dorongan yang berasal dari dalam diri saya.
Mengapa demikian? Karena saya merasa lingkungan dan keluarga saya hanya
mendukung seadanya saja terhadap hobi saya tersebut, namun bukan berarti tidak
mendukung saya sama sekali, karena keluarga saya sering memberikan saya waktu
luang dan memberikan fasilitas yang baik untuk melukis tanpa adanya gangguan,
namun ketika produk itu selesai, mereka lebih cenderung bersikap ‘biasa-biasa
saja’. Jadi karena saya mengetahui kondisi eksternal yang kurang mendukung
saya, saya mencoba untuk memunculkan motivasi intrinsik pada diri saya sendiri.
3. Process
Aspek ketiga ini menyatakan bahwa
anak dapat mengembangkan kreativitas jika diberikan kebebasan untuk
mengekspresikan dirinya secara kreatif dan diberikan waktu untuk bersibuk diri
secara kreatif. Dalam aspek ini, berdasarkan pengalaman saya, saya merasa baik
keluarga maupun sekolah, sama-sama memberikan waktu luang untuk saya agar saya
dapat melukis ataupun menggambar. Dalam hal ini saya merasa diuntungkan dengan
adanya mata pelajaran “kesenian” di sekolah saya dulu, di mana guru yang
mengajar sering mengajak kami untuk menggambar namun tidak diberikan tekanan
dan tidak diberikan konsep yang kaku sehingga saya merasa lebih luwes untuk
mengekspresikan hobi saya tersebut.
4. Product
Dan aspek yang terakhir ini adalah
aspek yang menyatakan bahwa kondisi anak yang memungkinkan untuk menghasilkan
produk yang kreatif adalah kondisi dimana adanya dukungan yang berasal dari
luar dan juga diperlukan adanya motivasi yang berasal dari individu tersebut.
Berdasarkan hobi saya, jelas bahwa produk yang saya hasilkan adalah berupa
lukisan yang berisikan ekspresi saya ataupun ungkapan saya terhadap sesuatu
yang menarik.
Itulah yang bisa saya jelaskan mengenai lukisan yang telah saya buat sebagai hasil produk kreativitas. walaupun menurut orang lain karya saya belum seberapa, saya membuat lukisan ini bukan didasarkan pada hasilnya, melainkan lebih mementingkan proses pembuatan dan perasaan 'lega' ketika lukisan ini selesai. Dan saya juga tidak menutup pikiran saya, saya akan merasa sangat berterima kasih bagi teman-teman yang ingin memberikan komentar, kritik dan saran mengenai produk kreativitas saya ini..